Pemikiran Ku Tentang Demokrasi

Demokrasi langsung yang banyak orang katakan adalah demokrasi paling modern, saya rasa demokrasi langsung adalah demokrasi yang kuno ! dan tak lebih dari sebatas demokrasi yang “komunis”, mengapa saya katakana demikian, karena perspektif adil dalam paham komunis adalah “sama rata, sama rasa”, sedangkan perspektif adil menurut demokrasi langsung adalah “one people, one vote”, yang berarti suara dari seorang berpendidikan yang memiliki pemahaman dinamisme politik sama dengan harga dari seorang yang berpendidikan rendah yang tak begitu paham akan dinamisme politik atau hanya paham politik dari media (propaganda).

Saya tak bermaksud untuk mendeskriditkan orang-orang yang berpendidikan rendah dan hanya paham politik melalui propaganda media, namun jika seorang yang memimpin negara terlahir bukan karena kepiawaiannya sebagai pemimpin, namun terpilih menjadi pemimpin karena propaganda media atau menurut Machiavelli itu sebagai “nasib baik”. Maka carutmarutlah bangsa ini, jika tidak dipimpin oleh orang yang kompeten dalam memimpin sebuah negara.

Menurut saya pribadi untuk kondisi bangsa saat ini, baik pemilihan langsung maupun tidak langsung takkan ada bedanya, karena apabila menggunakan sistem pemilihan langsung jika terjadi “penyuapan” maka akan langsung kepada rakyat dengan prosedur pembelian suara yang sulit untuk dikontrol dan tak mungkin semua yang memberi dan menerima politik uang tersebut dipidanakan, sedangkan jika menggunakan demokrasi tidak langsung atau perwakilan maka jika terjadi penyuapan di lembaga legislatif takkan sesulit mengusut penyuapan langsung terhadap rakyat, karena ranahnya hanya mengusut kekayaan sebanyak 500an lebih anggota legislatif. maka seharusnya pemerintah berani melakukan revolusi mental mengembalikan nasionalisme dan rasa memiliki dan mencintai ibu pertiwi dengan ideologinya pancasila, bukan ideologi import dari bangsa asing, baik Timur ataupun Barat.

Untuk orang yang berkata demokrasi perwakilan adalah demokrasi yang kuno, maka kalian melupakan sejarah atau mungkin tak pernah tahu sejarah tentang demokrasi ! dimana demokrasi mulai hidup pada saat zaman Yunani kuno, yang pada saat itu negara hanya sebesar kota saja mereka menggunakan sistem pemilihan langsung, dan ketika negara kota itu berkembang semakin besar, maka mereka menggunakan sistem demokrasi tidak langsung atau perwakilan. Maka sudah dapat dipastikan demokrasi perwakilan adalah demokrasi yang lebih muda atau modern dibanding demokrasi langsung, dilihat dari luas wilayah indonesia demokrasi langsung hanyalah pantas untuk pemilihan seorang Walikota/Bupati saja, bukan untuk pemilihan Presiden.

Demokrasi memiliki asas yang bernama kebebasan berpendapat, namun sayangnya dari kebebasan berpendapat ini selalu disalah tafsirkan oleh sebagian banyak orang dibangsa ini, yang mengakibatkan kebebasan berpendapat dalam berdemokrasi dilakukan dengan sebebas-bebasnya seperti merasa dunia ini hanya miliknya dan kelompoknya, dan jika demokrasi seperti itu terjadi, menurut Aristoteles negara akan berubah menjadi anarkis dimana aturan hanya dibuat tanpa dilaksanakan dan dipatuhi !!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s