Maribaya

Hallo-hallo Bandung !!!

Hai Genk, ah lama banget ya saya istirahat nulis projek ini (efek PC ngadat nih). Oke ini tulisan pertama dari projek Setitik Bandung Untuk Kawan yang sengaja saya buat dan dedikasikan kepada kawan-kawan saya di seberang sana yang sangat berkeinginan menginjakkan kakinya ke Bandung, namun belum diberikan kesempatan oleh Yang Maha Kuasa. Dengan ini seengganya secara ga langsung saya ingin mengajak mereka untuk menikmati Bandung bersama saya (itupun kalo mereka baca hahaha), walau hanya lewat tulisan dan foto-foto saya yang kurang bagus.

Oke Genk kali ini saya mau sedikit mengajak khayalan kalian jalan-jalan ke setitik Bandung yang pernah saya kunjungin, setitik Bandung yang begitu sejuk dan asri, saya gatau ini kemasuk daerah Dago atau Lembang (hehehe…), tapi ga usah diambil pusing apa itu daerahnya, yang penting kalian tau nama tempat wisata itu adalah Maribaya. Oke, tapi setelah tau nama tempatnya jangan sampe kalian terburu-buru sampai akhirnya salah tempat masuk wisata cuman gara-gara liat banyak mobil numpuk ditempat itu (pengalaman hahaha…).

Yap, kalo kalian kurang fokus, dan cuman mengandalkan pemikiran “tempat wisata pasti banyak mobil dan bus digerbangnya” kalian salah besar dan bisa menyebabkan salah masuk tempat wisata, karena didaerah ini banyak sekali tempat wisatanya, bisa-bisa kalian malah masuk ke Dago Pakar (Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda).

Pasti yang pertama ditanyakan tentang tempat wisata adalah “bagus ga tempatnya?” setelah itu pasti kalian bertanya “berapa harga tiket masuknya?” kalian ga akan nyesel ke Maribaya, tempatnya bagus buat kalian yang ngerinduin wisata alam, apalagi buat kalian yang terlalu sering bersinggungan sama kepenatan kota. Untuk tiket masuknya Rp. 35.000.- + 1 kupon yang bisa dituker sama air mineral (harga bisa berubah sewaktu-waktu), jangan banyak bawa makanan, karena kalian dilarang membawa makanan dari luar, tapi jangan khawatir didalam pun terdapat tempat-tempat makanan kok, mulai dari cafe sampe kios-kios.

bisa dibilang tugu selamat datang

Seperti disetiap tempat wisata, pasti cover setelah pintu masuk adalah tugu/monumen (atau apalah kalian sering menyebutnya). Ditembok ini terdapat beberapa gambar (saya lupa gambar apa aja ditemboknya), bagi kalian yang suka selfie untuk sekedar narsis atau pamer atau apalah niatannya bisa kalian selfie disini (banyak ko yang selfie jadi ga perlu malu atau sungkan hehe).

Nah di balik tugu selamat datang ini ada denah lokasi dari maribaya, jadi kalian yang takut nyasar dikawasan ini bisa mengatur rencana tripnya dulu, karena jika kalian terlalu bersemangat dan kebablasan bisa-bisa kalian masuk ke kawasan Dago Pakar.

Selain di Tembok/Tugu Selamat Datang, kalian juga bisa selfie-selfie ria di gubuk/gazebo ala-ala jaman dulu, atau biar lebih ngena momen fotonya kalian juga bisa menyewa kostum jadul, yang berupa khas adat Sunda (Pangsi / kebaya) dengan harga Rp.10.000,-/kostum

Jika kalian merasa lelah berkeliling kalian bisa duduk-duduk santai disebuah lapangan, yang tempat duduknya didesain seperti tangga (mungkin itu didesain untuk pentas pertunjukan). dan disekitaran lapangan tersebut kalian bisa menemukan kios-kios penjual makanan, mulai dari batagor, seblak, lotek, lontong, tahu, jagung dan sosis bakar, dll pokonya banyaklah. “gimana harganya?” tenang harga makanan di kios-kios tersebut cukup bersahabat, ga perlu ngerogoh saku terlalu dalam ko hehehe…

Di Maribaya juga terdapat beberapa binatang mulai dari Kuda, Kelinci, Rusa, dan merpati, siapatau kalian berminat berfoto ria dengan hewan-hewan tersebut.

penampakan Merpati dikandang Rusa Tutul.

Penampakan si Rusa Tutul

Disini juga ada Rumah Hobbit loh, buat kalian yang suka selfie-selfi ria, bisa selfie-selfie di rumah hobbit.

Rumah Hobbit

Selain itu, disinipun kalian bisa melihat air terjun dan juga berenang, tapi dikolam khusus air panas, bukan di air terjun, air terjun hanya cukup kalian nikmati saja pesonanya.

Air Terjun Maribaya

air terjun Maribaya

nih satu lagi, ga kalah sama jembatan yang penuh sama gembok cinta, disini juga ada taman yang disediain buat kalian yang percaya mitos tentang menempel gembok cinta.

Ah, sudah saya lelah bercerita, mungkin cukup sekian dulu cerita Setitik Bandung Untuk Kawan Edisi Maribaya, maaf kalo kurang seru, dan berasa cerita ga jelas, dan foto-fotonya kurang bagus (ahahaha…) tapi kalian patut ke sini kalo mampir ke Bandung, sebenernya spot-spotnya masih banyak, cuman saya lupa, pokonya kalian harus banget ke sini it’s recomended !!!!

Oke, sampai jumpa di cerita Setitik Bandung Untuk Kawan selanjutnya ya, Bye !!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s