Perkenalan Ku dengan Hitler

Siapa yang tak mengenal sosok seorang Adolf Hitler? pria yang dianggap sebagai dalang dari meletusnya Perang Dunia ke-2, dan termasuk dalam buku seratus tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah karya Michael H. Hart. Pria kelahiran Branau Austria pada tanggal 20 April 1889 yang memiliki kumis seperti Charlie Chaplin ini digolongkan oleh kebanyakan penduduk Dunia sebagai seorang yang kejam, bengis dan tak pantas untuk di hargai. sampai-sampai M. H. Hart pun sebenarnya merasa muak untuk memasukkan Hitler kedalam 100 tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah, namun akhirnya M. H. Hart pun memasukkan hitler kedalam daftarnya karena pengaruh Hitler tak dapat dinafikkan dalam sejarah dunia, masalah dia hebat atau kejam, tergantung persepsi setiap orang dalam menyikapi dan menilainya.
Menurut saya pribadi penilaian buruk terhadap Adolf hitler terlalu berlebihan, karena penilaian buruk itu terjadi hanya karena Hitler kalah dalam Perang Dunia ke-2, kalau saja dia dan sekutunya memenangkan Perang Dunia ke-2 mungkin Stalin dan Lenin yang akan dinilai paling kejam. dan penilaian negatif tersebut juga karena propaganda orang-orang Kapitalis dan Komunis yang takut dengan pergerakan dan tekad orang-orang Nasionalis, menurut penilaian saya orang nasionalis adalah orang yang memiliki rasa cinta terhadap tanah air yang tinggi, karena jika seorang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi pada suatu negara maka orang-orang tersebut rela mati demi negaranya, dan kapitalis takkan mampu memijakkan kaki disuatu negara dengan tujuan ingin menguasai (menjajah).
Saya mengetahui Adolf Hitler ketika saya masih duduk di bangku SMA kira-kira kelas 1-2 (kalo ga salah), ketika itu saya sempat dicap sebagai seorang yang fasis karena saya tidak terlalu suka berkumpul dan bercengkrama, aktu saya lebih sering saya habiskan untuk “bersemedi” dikamar, ketika saya dicap sebagai seorang yang fasis entah dari mana saya mendapatkan info bahwa Adolf Hitler bekas pemimpin partai National Sozialistische Deutsche Arbeiter Partei atau NSDAP adalah seorang yang fasis, sebelumnya saya tak begitu paham apa itu fasis, namun yang saya tahu fasis itu sesuatu yang buruk, namun saya tak memandang fasis dari kacamata propaganda orang-orang kapitalis dan komunis.
Perihal Hitler adalah penjahat perang, ya saya setuju dengan penilaian tersebut, karena dalam hukum humaniter (hukum tentang perang), peperangan tak boleh menyentuh atau melukai warga sipil, anak-anak, wanita, dan oang yang sudah tua (kalo ga salah begitu ketentuan tentang perang), dan terbukti dalam perang yang dimotori oleh Hitler menjamah orang-orang sipil yang tak tahu apa-apa, namun alangkah tak adilnya jika penilaian genosida tersebut hanya divonis kepada seorang Adolf Hitler, karena dalam setiap peperangan hampir semua negara yang berperang pasti pernah menyerang kepada masyarakat sipil, baik itu di sengaja ataupun tidak. comtohnya saja Israel yang membombardir Gaza (palestina), mengapa tidak dikatakan pemimpin Israel dari dahulu hingga kini, yang kalo menurut persepsi saya merupakan tindakan Genosida yang lebih parah dari apa yang dilakukan oleh seorang Adolf Hitler, tapi mengapa hanya Hitler saja yang dinilai kejam, jahat dan buruk oleh dunia.
Namun orang-orang sepertinya menutup mata kepada kelebihan seorang Adolf Hitler, mungkin semua itu disebabkan oleh propaganda Hitler seorang yang tak manusiawi, jika saja banyak orang yang berfikir sama seperti saya, mungkin takkan banyak orang yg mendeskriditkan Hitler dan memuja-muja paham kapitasil dan komunisnya yang saat ini berkembang.
Menurut saya kelebihan seorang Hitler terletak ketika dia berpidato, mampu menghipnotis dan secara tak langsung mendoktrin orang-orang sehingga mengikuti apa yang dia ucapkan, lalu pasca kekalahan Jerman pada Perang Dunia Ke-1, negara Jerman berada dalam kondisi krisis, dan ketika dia memimpin, Jerman mampu bangkit kembali dan meletuslah Perang Dunia Ke-2 pada 1 September 1939, karena Hitler menyerang Polandia, dan dibawah komando Hitler, Jerman mampu menaklukkan Polandia, Denmark, Norwegia, Belanda, Belgia, Prancis, Yugoslavia, dan Yunani, dan hampir saja menaklukkan Uni Sovyet dibawah komando pemimpin yang saya rasa lebih kejam dari seorang Adolf Hitler.
mungkin inilah dasar hitler membantai yahudi ketika itu, yang tergambar dalam ucapan hitler yang terkenal “saya bisa memusnahkan semua yahudi di dunia ini, tapi saya meninggalkan beberapa dari mereka hidup, sehingga anda akan tahu mengapa saya membunuh mereka.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s